Selasa, 22 November 2016

BLS AHA GUIDELINE 2015

Basic Life Support (BLS)

Henti jantung mendadak merupakan salah satu penyebab kematian mendadak tersering di Amerika Serikat. Tujuh puluh persen dari out-of-hospital cardiac arrest (OHCA)/kejadian henti jantung di luar rumah sakit terjadi di rumah, dan sekitar lima puluh persen tanpa diketahui. Hasilnya pun biasanya buruk, hanya sekitar 10,8% pasien dewasa OHCA yang telah menerima upaya resusitasi oleh penyedia layanan darurat medis/ Emergency Medical Services(EMS) yang bertahan hingga diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Sebagai perbandingan, in-hospital cardiac arrest (IHCA)/kejadian henti jantung di rumah sakit, memiliki hasil yang lebih baik, yakni 22,3% - 25,5% pasien dewasa yang bertahan hingga diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Basic Life Support(BLS) mengacu pada penanganan pada pasien yang mengalami henti napas, henti jantung, atau obstruksi jalan napas. BLS meliputi beberapa keterampilan berikut.
1. Mengenali kejadian henti jantung mendadak.
2. Aktivasi sistem tanggapan darurat.
3. Melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR)/resusitasi jantung paru (RJP) awal, dan
4. Cara menggunakan automated external defibrilator (AED).

Untuk teori Lebih lengkapnya bisa di download di sini

http://adf.ly/1gDHhR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar