MEMANDIKAN PASIEN
A. Dasar Teori
Beberapa pasien mungkin harus dimandikan di tempat tidur. Pasien lain dengan
izin dokter diperbolehkan untuk mandi tub atau mandi shower. Perawatan mandi
dengan air hangat dan sabun yang lembut diberikan untuk menghilangkan kotoran
dan keringat, meningkatan sirkulasi dan memberikan latihan ringan pada pasien
(Alimul, 2004). Mandi parsial atau mandi sebagian di tempat tidur termasuk
memandikan hanya bagian badan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau bau
jika tidak mandi (misalnya tangan, muka, daerah perineal dan axilla) (Potter,
2006).
Memandikan
pasien merupakan tindakan keperawatan yang di lakukan pada pasien yang tidak
mampu mandi secara mandiri atau memerlukan bantuan. Dengan cara membersihkan
pasien dengan air dan sabun.
B. Tindakan Tujuan Tindakan memandikan pasien:
1. Membersihkan badan
2. Memberikan perasaan segar
3. Sebagai pengobatan
4. Mencegah timbulnya luka dan komplikasi pada kulit
5. Mendidik pasien dan keluarga dalam kebersihan
perorangan
C. Standar Operasional Prosedur
1. Persiapan Alat
a.
Satu stel pakaian bersih
b.
Waskom mandi 2 buah masing-masing berisi air hangat
c.
2 buah handuk
d.
Selimut mandi
e.
Tempat bertutup untuk pakaian kotor
f.
Diapers bila dibutuhkan
g.
Washlap 2 buah, 1 sabun, 1 membasahi dan bilas
h.
Sabun mandi dengan tempatnya
i.
Sarung tangan
j.
Skort
k.
Baby Oil
l.
Minyak kayu putih
m. Sketsel
n.
Pasta gigi
o.
Sikat gigi
p.
Minyak indra
2. Persiapan
Pasien
Menyiapkan posisi pasien sesuai dengan kebutuhan
3. Persiapan
lingkungan
a.
Jaga privasi pasien
b.
Ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman
4. Melaksanakan
memandikan pasien di tempat tidur
a.
Cuci tangan
b.
Pakai skort/ pakaian pelindung
c.
Pindahkan selimut dan bantal yang tidak diperlukan
dari tempat tidur
d.
Petugas / keluarga pasien berdiri disisi kiri atau
kanan pasien
e. Jika pada saat itu pasien sedang diinfus:
1) Lepaskan
pakaian dari lengan yang tidak diinfus.
2) Gulung
lengan pakaian itu ke belakang badan dan melewati lengan dan lokasi yang
diinfus. Hati-hati dengan selang infus.
3) Lipat
bahan pakaian itu dengan satu tangan sehingga tidak ada tarikan atau tekanan
pada selang dan perlahan-lahan turunkan pakaian melewati ujung jari.
4) Dengan
tangan yang lain, angkat selang infus dari tiangnya dan masukkan dalam lipatan
pakaian, pastikan untuk tidak merendahkan botol infus. Tarik pakaiannya,,
kembalikan botol infus ke tiang penggantungnya
f.
Buka pakaian bagian atas kemudian ditutup dengan
selimut mandi atau kain penutup.
g.
Pasien dimandikan dengan urutan sebagai berikut :
1) Mencuci muka dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah kepala, muka, telinga, dan
leher dibasahi dengan waslap lembab
b)
Tanyakan apakah pasien biasa menggunakan sabun atau
tidak
c)
Bersihkan wajah pasien dimulai dari wajah, mata,
hidung, telinga, leher
d)
Bilas dengan air hangat sampai bersih
2)
Mencuci lengan dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah lengan pasien mulai dari
sisi yang terjauh dari perawat dilanjutkan ke sisi terdekat
b)
Basahi dan sabuni tangan dan lengan pasien
c)
Bilas sampai bersih dan keringkan dengan handuk
d)
Olesi tangan dan lengan pasien dengan baby oil dan
minyak kayu putih
3)
Mencuci dada dan perut dengan cara :
a)
Buka pakaian bagian bawah dan selimut atau kain
penutup turunkan sampai perut bagian bawah
b)
Letakkan kedua tangan pasien ke atas atau ke samping,
bentangkan handuk pada sisi pasien
c)
Basahi dada dan ketiak pasien, sabuni bilas sampai
bersih dan dikeringkan dengan handuk. Olesi dengan baby oil dan minyak kayu
putih
d)
Tutup dengan kain penutup atau handuk
4)
Mencuci punggung dengan cara
a)
Miringkan pasien kekiri pasien
b)
Bentangkan handuk dibawah punggung sampai bokong
c)
Basahi punggung sampai bokong, sabun, bilas sampai
bersih
d)
Keringkan dengan handuk
e)
Olesi dengan baby oil dan minyak kayu putih
f)
Miringkan pasien kekanan bentangkan handuk dibawah
punggung
g)
Basahi, sabun punggung sampai bokong, bilas sampai
bersih
h)
Keringkan dengan handuk
i)
Olesi dengan baby oil dan minyak kayuputih
j)
Pasang baju bagian atas pasien dan terlentangkan
k)
Jika memakai infus:
· Pegang
lengan baju di sisi selang infus dengan satu tangan.
· Angkat botol
infus dari tiangnya, pertahankan ketinggiannya.
· Selipkan
botol infus melalui lengan bahu dari bagian dalam dan gantung kembali botol
infus tersebut.
· Tarik baju
sepanjang selang infus sampai ke tempat tidur.
· Masukkan
pakaian melalui tangan. Lakukan dengan hati-hati agar tidak mempengaruhi area
infusan.
· Posisikan
pakaian pada lengan yang terpasang selang infus.
· Kemudian
masukkan lengan yang satunya.
5)
Mencuci kaki dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah kaki dan lutut
b)
Tekuk lutut pasien, basahi, sabun dan bilas sampai bersih,
dikeringkan
c)
Olesi dengan baby oil dan minyak kayu putih
d)
Lakukan pada kaki yang satunya
6)
Mencuci lipatan paha atau genetalia dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah bokong
b)
Buka bagian perut dan celana dalam pasien
c)
Basahi daerah lipat paha, sabun, bilas sampai bersih
olesi dengan baby oil
d)
Bersihkan genetalia
e)
Pakaiankan pakaian bawah pasien atau diapers (bila
perlu)
7)
Membersihkan gigi dan mulut (Oral Hygiene)
Jika pasien sadar :
a)
Bentangkan handuk di atas dada pasien
b)
Anjurkan pasien untuk berkumur
c)
Gosok gigi pasien dengan pasta gigi atau tawarkan
pasien untuk menggosok gigi sendiri
d)
Anjurkan pasien untuk berkumur dengan air sampai
bersih
e)
Anjurkan pasien untuk berkumur dengan cairan kumur
antiseptik
f)
Berikan minyak indra pada mulut dan gusi pasien
Jika pasien tidak sadar :
a)
Bentangkan handuk di atas dada pasien
b)
Gosok gigi pasien dengan pasta gigi
c)
Bersihkan gigi dan mulut pasien dengan kasa kumur
antiseptik
d)
Berikan minyak indra pada mulut dan gusi pasien
8)
Membersihkan atau mencuci rambut
a)
Dekatkan kepala pasien ke tepi tempat tidur
b)
Pasang handuk dan perlak dibawah kepala pasien,
arahkan perlak ke dalam ember yang diletakkan disamping tempat tidur (di
dekat kepala). Sebelumnya gulung ketiga sisi perlak
c)
Basahi rambut pasien dengan air hangat
d)
Berikan shampo pada rambut pasien
e)
Bilas rambut hingga bersih
f)
Keringkan rambut dengan handuk
g)
Sisir rambut agar tampak rapi
1.
Rapikan
pasien yang dimandikan di tempat tidur
- Rapikan pasien
- Bereskan alat – alat
- Lepas sarung tangan
- Cuci tangan
2.
Evaluasi
respon pasien
D. Hal-hal yang
perlu diperhatikan dalam memandikan pasien
1.
Hindari tindakan yang menimbulkan rasa malu pada
pasien dan tetap menjaga kesopanan.
2.
Perhatikan keadaan umum pasien dan kelainan pada
badannya (luka, dan lain-lain).
3.
Menanggalkan pakaian pasien disesuaikan dengan urutan
tindakan.
4.
Bila air sudah kotor harus di ganti minimal 2-3 kali.
5.
Wash lap dibasahi secukupnya, tidak perlu basah. Pakai
wash lap untuk masing-masing komponen.
6.
Untuk pasien yang dapat mandi sendiri, petugas
menyiapkan peralatan dan membantu seperlunya.
7. lakukan komunikasi setiap melakukan tindakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar