Selasa, 06 Desember 2016

SAP Memandikan Pasien



SAP MEMANDIKAN PASIEN
Topik                 : Pendidikan kesehatan perawatan diri (mandi) pada pasien di Ruang Anturium
Sasaran              : Pasien dan keluarga pasien rawat inap di ruang Anturium
Waktu               : 10.00–10.30 WIB (1 x 60 menit)
Hari/Tanggal     : Jumat/ 21 Oktober 2016
Tempat              : Ruang Anturium RSD dr Soebandi Kabupaten Jember

1.    Standar Kompetensi
Setelah diberikan pendidikan kesehatan, diharapkan  pasien dan keluarga pasien rawat inap dapat menerapkan perawatan diri (mandi) pada pasien di ruang Anturium
2.    Kompetensi Dasar
Setelah diberikan pendidikan kesehatan, pasien dan keluarga pasien diharapkan  dapat:
a.       menjelaskan perawatan diri (mandi)
b.      menjelaskan tujuan perawatan diri (mandi) pasien di rumah sakit
c.       menjelaskan cara perawatan diri (mandi) pasien di rumah sakit
d.      menjelaskan hal- hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan diri (mandi)
3.    Pokok Bahasan
Perawatan diri (mandi) pada pasien rawat inap
4.    Subpokok Bahasan
  1. Pengertian perawatan diri (mandi)
  2. tujuan perawatan diri (mandi)
  3. cara perawtan diri (mandi) pada pasien rawata inap
  4. hal- hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan diri (mandi)
5.    Waktu: 1 x 30 menit
6.    Bahan/Alat yang Diperlukan
a.       Leafleat
b.      LCD
c.       Audio visual (video)
7.    Model Pembelajaran
  1. Jenis model penyuluhan: ceramah, tanya jawab, diskusi
  2. Landasan teori: konstruktivisme
  3. Langkah pokok:
1)   Menciptakan suasana pendidikan kesehatan yang baik
2)   Mengajukan masalah
3)   Membuat keputusan nilai personal
4)   Mengidentifikasi pilihan tindakan
5)   Memberi komentar
6)   Menetapkan tindak lanjut
8.    Persiapan
Penyuluh mencari referensi (buku, jurnal, hasil penelitian, artikel, dan lain-lain) tentang perawatan diri (mandi) pada pasien rawat inap dan membuat media penyuluhan tentang perawatan diri (mandi) pada pasien rawat inap di ruang Anturium..
9.    Kegiatan Pendidikan Kesehatan
Proses
Tindakan
Waktu
Kegiatan Penyuluh
Kegiatan Peserta
Pendahuluan
a.     Memberikan salam, memperkenalkan diri, dan membuka penyuluhan
b.     Menjelaskan materi secara umum dan manfaat bagi pasien  dan keluarga
c.     Menjelaskan tentang TIU dan TIK
Memperhatikan dan menjawab salam

Memperhatikan


Memperhatikan
10 menit
Penyajian
a.       menjelaskan penegertian perawatan diri (mandi)
1)   Menanyakan kepada sasaran mengenai materi yang baru disampaikan
2)   Mendiskusikan bersama jawaban yang diberikan

b.      menjelaskan tujuan perawatan diri (mandi) pada paisen rawat inap
1)   Menanyakan kepada sasaran mengenai materi yang baru disampaikan
2)   Mendiskusikan bersama jawaban yang diberikan

c.       menjelaskan cara perawatan diri (mandi)
1)   Menanyakan kepada sasaran mengenai materi yang baru disampaikan
2)   Mendiskusikan bersama jawaban yang diberikan

d.      menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan diri (mandi)
1)    Menanyakan kepada sasaran mengenai materi yang baru disampaikan
2)   Mendiskusikan bersama jawaban yang diberikan

Memperhatikan dan memberi tanggapan

Memperhatikan

Memberikan pertanyaan


Memperhatikan dan memberi tanggapan

Memperhatikan

Memberikan pertanyaan



Memperhatikan dan memberi tanggapan

Memperhatikan

Memberikan pertanyaan


Memperhatikan dan memberi tanggapan

Memperhatikan

Memberikan pertanyaan



40 menit
Penutup
a.    Menutup pertemuan dengan memberi kesimpulan dari materi yang disampaikan
b.    Mengajukan pertanyaan kepada pasien  dan  keluarga pasien  
c.    Mendiskusikan bersama jawaban dari pertanyaan yang telah diberikan
d.    Menutup pertemuan dan memberi salam
Memperhatikan


Memberikan saran

Memberi komentar dan menjawab pertanyaan bersama
Memperhatikan dan membalas salam


10 menit

10.  Evaluasi
a.       Evaluasi Struktur
1)   Pasien  dan  keluarga pasien  rawat inap berada di tempat pertemuan sesuai kontrak.
2)   Penyelenggaraan pendidikan kesehatan mengenai perawatan diri (mandi) pada pasien rawat inap dilaksanakan di Ruang Anturium RSD dr Soebandi Kabupaten Jember
3)   Pengorganisasian penyelenggaraan kegiatan dilakukan sebelum pelaksanaan.
b.      Evaluasi Proses
1)   Pasien  dan  keluarga pasien  antusias terhadap kegiatan yang dilakukan.
2)   Pasien  dan  keluarga pasien  berpartisipasi dalam kegiatan dengan mengajukan dan menjawab pertanyaan dengan benar.
c.       Evaluasi Hasil
1)   Pasien  dan  keluarga pasien  memahami materi yang telah disampaikan.
2)   Kegiatan pendidikan kesehatan mengenai perawaan diri (mandi) pada pasien rawat inap berhasil dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
11. Lampiran
1.    Materi
2.    Media yang digunakan (leaflet)
3.    Berita Acara
4.    Daftar Hadir


        

Lampiran 1. Materi
Perawatan diri (mandi pada pasien rawat inap)

MEMANDIKAN PASIEN
A. Dasar Teori
            Beberapa pasien mungkin harus dimandikan di tempat tidur. Pasien lain dengan izin dokter diperbolehkan untuk mandi tub atau mandi shower. Perawatan mandi dengan air hangat dan sabun yang lembut diberikan untuk menghilangkan kotoran dan keringat, meningkatan sirkulasi dan memberikan latihan ringan pada pasien (Alimul, 2004). Mandi parsial atau mandi sebagian di tempat tidur termasuk memandikan hanya bagian badan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau bau jika tidak mandi (misalnya tangan, muka, daerah perineal dan axilla) (Potter, 2006).
Memandikan pasien merupakan tindakan keperawatan yang di lakukan pada pasien yang tidak mampu mandi secara mandiri atau memerlukan bantuan. Dengan cara membersihkan pasien dengan air dan sabun.

B.  Tindakan Tujuan Tindakan memandikan pasien:
1. Membersihkan badan
2. Memberikan perasaan segar
3. Sebagai pengobatan
4. Mencegah timbulnya luka dan komplikasi pada kulit
5. Mendidik pasien dan keluarga dalam kebersihan perorangan

C. Standar Operasional Prosedur
1. Persiapan Alat
a.    Satu stel pakaian bersih
b.    Waskom mandi 2 buah masing-masing berisi air hangat
c.    2  buah handuk
d.   Selimut mandi
e.    Tempat bertutup untuk pakaian kotor
f.     Diapers bila dibutuhkan
g.    Washlap 2 buah, 1 sabun, 1 membasahi dan bilas
h.    Sabun mandi dengan tempatnya
i.      Sarung tangan
j.      Skort
k.    Baby Oil
l.      Minyak kayu putih
m.  Sketsel
n.    Pasta gigi
o.    Sikat gigi
p.    Minyak indra
2.      Persiapan Pasien
Menyiapkan posisi pasien sesuai dengan kebutuhan
3.      Persiapan lingkungan
a.       Jaga privasi pasien
b.      Ciptakan lingkungan  yang aman dan nyaman
4.      Melaksanakan memandikan pasien di tempat tidur
a.       Cuci tangan
b.      Pakai skort/ pakaian pelindung
c.       Pindahkan selimut dan bantal yang tidak diperlukan dari tempat tidur
d.      Petugas / keluarga pasien berdiri disisi kiri atau kanan pasien
e.       Jika pada saat itu pasien sedang diinfus:
1)   Lepaskan pakaian dari lengan yang tidak diinfus.
2)   Gulung lengan pakaian itu ke belakang badan dan melewati lengan dan lokasi yang diinfus. Hati-hati dengan selang infus.
3)   Lipat bahan pakaian itu dengan satu tangan sehingga tidak ada tarikan atau tekanan pada selang dan perlahan-lahan turunkan pakaian melewati ujung jari.
4)   Dengan tangan yang lain, angkat selang infus dari tiangnya dan masukkan dalam lipatan pakaian, pastikan untuk tidak merendahkan botol infus. Tarik pakaiannya,, kembalikan botol infus ke tiang penggantungnya
f.       Buka pakaian bagian atas kemudian ditutup dengan selimut mandi atau kain penutup.
g.      Pasien dimandikan dengan urutan sebagai berikut :
1) Mencuci muka dengan cara :
a)    Bentangkan handuk dibawah kepala, muka, telinga, dan leher dibasahi dengan waslap lembab
b)    Tanyakan apakah pasien biasa menggunakan sabun atau tidak
c)    Bersihkan wajah pasien dimulai dari wajah, mata, hidung, telinga, leher
d)   Bilas dengan air hangat sampai bersih
2)                            Mencuci lengan dengan cara :
a)      Bentangkan handuk dibawah lengan pasien mulai dari sisi yang terjauh dari perawat dilanjutkan ke sisi terdekat
b)      Basahi dan sabuni tangan dan lengan pasien
c)      Bilas sampai bersih dan keringkan dengan handuk
d)     Olesi tangan dan lengan pasien dengan baby oil dan minyak kayu putih
3)                                Mencuci dada dan perut dengan cara :
a)      Buka pakaian bagian bawah dan selimut atau kain penutup turunkan sampai perut bagian bawah
b)      Letakkan kedua tangan pasien ke atas atau ke samping, bentangkan handuk pada sisi pasien
c)      Basahi dada dan ketiak pasien, sabuni bilas sampai bersih dan dikeringkan dengan handuk. Olesi dengan baby oil dan minyak kayu putih
d)     Tutup dengan kain penutup atau handuk
4)                                Mencuci punggung dengan cara
a)                            Miringkan pasien kekiri pasien
b)                            Bentangkan handuk dibawah punggung sampai bokong
c)                            Basahi punggung sampai bokong, sabun, bilas sampai bersih
d)                           Keringkan dengan handuk
e)                            Olesi dengan baby oil dan minyak kayu putih
f)                             Miringkan pasien kekanan bentangkan handuk dibawah punggung
g)                            Basahi, sabun punggung sampai bokong, bilas sampai bersih
h)                            Keringkan dengan handuk
i)                              Olesi dengan baby oil dan minyak kayuputih
j)                              Pasang baju bagian atas pasien dan terlentangkan
k)                            Jika memakai infus:
· Pegang lengan baju di sisi selang infus dengan satu tangan.
· Angkat botol infus dari tiangnya, pertahankan ketinggiannya.
· Selipkan botol infus melalui lengan bahu dari bagian dalam dan gantung kembali botol infus tersebut.
· Tarik baju sepanjang selang infus sampai ke tempat tidur.
· Masukkan pakaian melalui tangan. Lakukan dengan hati-hati agar tidak mempengaruhi area infusan.
· Posisikan pakaian pada lengan yang terpasang selang infus.
· Kemudian masukkan lengan yang satunya.
5)                                Mencuci kaki dengan cara :
a)    Bentangkan handuk dibawah kaki dan lutut
b)   Tekuk lutut pasien, basahi, sabun dan bilas sampai bersih, dikeringkan
c)    Olesi dengan baby oil dan minyak kayu putih
d)   Lakukan pada kaki yang satunya    
6)                                Mencuci lipatan paha atau genetalia dengan cara :
a)    Bentangkan handuk dibawah bokong
b)   Buka bagian perut dan celana dalam pasien
c)    Basahi daerah lipat paha, sabun, bilas sampai bersih olesi dengan baby oil
d)   Bersihkan genetalia
e)    Pakaiankan pakaian bawah pasien atau diapers (bila perlu)
7)        Membersihkan gigi dan mulut (Oral Hygiene)
 Jika pasien sadar :
a)         Bentangkan handuk di atas dada pasien
b)        Anjurkan pasien untuk berkumur
c)         Gosok gigi pasien dengan pasta gigi atau tawarkan pasien untuk menggosok gigi sendiri
d)        Anjurkan pasien untuk berkumur dengan air sampai bersih
e)         Anjurkan pasien untuk berkumur dengan cairan kumur antiseptik
f)         Berikan minyak indra pada mulut dan gusi pasien
Jika pasien tidak sadar :
a)                                             Bentangkan handuk di atas dada pasien
b)                                             Gosok gigi pasien dengan pasta gigi
c)                                             Bersihkan gigi dan mulut pasien dengan kasa kumur antiseptik
d)                                            Berikan minyak indra pada mulut dan gusi pasien
8)   Membersihkan atau mencuci rambut
a)                                                                                                                     Dekatkan kepala pasien ke tepi tempat tidur
b)        Pasang handuk dan perlak dibawah kepala pasien, arahkan perlak ke dalam ember  yang diletakkan disamping tempat tidur (di dekat kepala). Sebelumnya gulung ketiga sisi perlak
c)         Basahi rambut pasien dengan air hangat
d)        Berikan shampo pada rambut pasien
e)         Bilas rambut  hingga bersih
f)         Keringkan rambut dengan handuk
g)        Sisir rambut agar tampak rapi
5.      Rapikan pasien yang dimandikan di tempat tidur
  1. Rapikan pasien
  2. Bereskan alat – alat
  3. Lepas sarung tangan
  4. Cuci tangan
6.      Evaluasi respon pasien

D. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memandikan pasien
1.        Hindari tindakan yang menimbulkan rasa malu pada pasien dan tetap menjaga kesopanan.
2.        Perhatikan keadaan umum pasien dan kelainan pada badannya (luka, dan lain-lain).
3.        Menanggalkan pakaian pasien disesuaikan dengan urutan tindakan.
4.        Bila air sudah kotor harus di ganti minimal 2-3 kali.
5.        Wash lap dibasahi secukupnya, tidak perlu basah. Pakai wash lap untuk masing-masing komponen.
6.        Untuk pasien yang dapat mandi sendiri, petugas menyiapkan peralatan dan membantu seperlunya.
7.         lakukan komunikasi setiap melakukan tindakan
DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, Alimul Aziz. 2004. Buku Saku Praktikum Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: EGC
Potter &  Perry. 2006. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Vol 1. Jakarta: EGC
Wartonah, Tarwoto. 2006. Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

DOWNLOAD DI SINI
http://adf.ly/1gTpaJ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar