SAP MEMANDIKAN PASIEN
Topik : Pendidikan kesehatan perawatan diri (mandi) pada pasien di Ruang
Anturium
Sasaran : Pasien dan keluarga pasien rawat inap
di ruang Anturium
Waktu
: 10.00–10.30 WIB (1 x 60 menit)
Hari/Tanggal : Jumat/ 21 Oktober 2016
Tempat : Ruang Anturium RSD dr Soebandi Kabupaten Jember
1. Standar Kompetensi
Setelah diberikan pendidikan
kesehatan, diharapkan pasien dan
keluarga pasien rawat inap dapat menerapkan perawatan
diri (mandi) pada pasien di ruang Anturium
2. Kompetensi Dasar
Setelah
diberikan pendidikan kesehatan, pasien dan keluarga pasien diharapkan dapat:
a.
menjelaskan
perawatan diri (mandi)
b.
menjelaskan
tujuan perawatan diri (mandi) pasien di rumah sakit
c.
menjelaskan
cara perawatan diri (mandi) pasien di rumah sakit
d.
menjelaskan
hal- hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan
diri (mandi)
3. Pokok Bahasan
Perawatan diri (mandi) pada pasien rawat inap
4. Subpokok Bahasan
- Pengertian perawatan diri (mandi)
- tujuan perawatan diri (mandi)
- cara perawtan diri (mandi) pada pasien rawata inap
- hal- hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan diri (mandi)
5. Waktu: 1 x 30 menit
6. Bahan/Alat yang Diperlukan
a.
Leafleat
b.
LCD
c.
Audio visual (video)
7.
Model Pembelajaran
- Jenis model penyuluhan: ceramah, tanya jawab, diskusi
- Landasan teori: konstruktivisme
- Langkah pokok:
1)
Menciptakan
suasana pendidikan kesehatan yang baik
2)
Mengajukan
masalah
3)
Membuat
keputusan nilai personal
4)
Mengidentifikasi
pilihan tindakan
5)
Memberi
komentar
6)
Menetapkan
tindak lanjut
8. Persiapan
Penyuluh
mencari referensi (buku, jurnal, hasil penelitian, artikel, dan lain-lain) tentang
perawatan diri (mandi) pada pasien rawat inap dan membuat media penyuluhan tentang perawatan
diri (mandi) pada pasien rawat inap di ruang Anturium..
9. Kegiatan Pendidikan Kesehatan
Proses
|
Tindakan
|
Waktu
|
|
Kegiatan Penyuluh
|
Kegiatan Peserta
|
||
Pendahuluan
|
a.
Memberikan salam, memperkenalkan
diri, dan membuka penyuluhan
b.
Menjelaskan materi secara umum dan
manfaat bagi pasien dan keluarga
c.
Menjelaskan tentang TIU dan TIK
|
Memperhatikan dan menjawab salam
Memperhatikan
Memperhatikan
|
10 menit
|
Penyajian
|
a. menjelaskan penegertian perawatan diri (mandi)
1)
Menanyakan
kepada sasaran
mengenai materi yang baru
disampaikan
2)
Mendiskusikan
bersama jawaban
yang diberikan
b. menjelaskan tujuan perawatan diri (mandi) pada
paisen rawat inap
1)
Menanyakan
kepada sasaran
mengenai materi yang baru
disampaikan
2)
Mendiskusikan
bersama jawaban
yang diberikan
c. menjelaskan cara perawatan diri (mandi)
1)
Menanyakan
kepada sasaran
mengenai materi yang baru
disampaikan
2)
Mendiskusikan
bersama jawaban
yang diberikan
d. menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
perawatan diri (mandi)
1)
Menanyakan
kepada sasaran
mengenai materi yang baru
disampaikan
2)
Mendiskusikan
bersama jawaban
yang diberikan
|
Memperhatikan dan memberi
tanggapan
Memperhatikan
Memberikan pertanyaan
Memperhatikan dan memberi
tanggapan
Memperhatikan
Memberikan pertanyaan
Memperhatikan dan memberi
tanggapan
Memperhatikan
Memberikan pertanyaan
Memperhatikan dan memberi
tanggapan
Memperhatikan
Memberikan pertanyaan
|
40 menit
|
Penutup
|
a.
Menutup pertemuan dengan memberi
kesimpulan dari materi yang disampaikan
b.
Mengajukan pertanyaan kepada pasien
dan
keluarga pasien
c.
Mendiskusikan bersama jawaban dari
pertanyaan yang telah diberikan
d.
Menutup pertemuan dan memberi
salam
|
Memperhatikan
Memberikan saran
Memberi komentar dan menjawab
pertanyaan bersama
Memperhatikan dan membalas salam
|
10 menit
|
10. Evaluasi
a.
Evaluasi
Struktur
1)
Pasien dan keluarga pasien rawat inap berada di tempat pertemuan sesuai kontrak.
2)
Penyelenggaraan
pendidikan kesehatan mengenai perawatan
diri (mandi) pada pasien rawat inap dilaksanakan di Ruang Anturium RSD dr Soebandi Kabupaten Jember
3)
Pengorganisasian
penyelenggaraan kegiatan dilakukan sebelum pelaksanaan.
b.
Evaluasi
Proses
1)
Pasien dan keluarga pasien antusias terhadap kegiatan yang dilakukan.
2)
Pasien dan keluarga pasien berpartisipasi dalam kegiatan dengan mengajukan dan menjawab pertanyaan
dengan benar.
c.
Evaluasi
Hasil
1)
Pasien dan keluarga pasien memahami materi yang telah disampaikan.
2)
Kegiatan
pendidikan kesehatan mengenai perawaan
diri (mandi) pada pasien rawat inap berhasil dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
11. Lampiran
1.
Materi
2.
Media
yang digunakan (leaflet)
3.
Berita Acara
4.
Daftar Hadir
Lampiran
1. Materi
Perawatan diri (mandi pada pasien rawat inap)
MEMANDIKAN PASIEN
A. Dasar Teori
Beberapa pasien mungkin harus dimandikan di tempat tidur. Pasien lain dengan
izin dokter diperbolehkan untuk mandi tub atau mandi shower. Perawatan mandi
dengan air hangat dan sabun yang lembut diberikan untuk menghilangkan kotoran
dan keringat, meningkatan sirkulasi dan memberikan latihan ringan pada pasien
(Alimul, 2004). Mandi parsial atau mandi sebagian di tempat tidur termasuk
memandikan hanya bagian badan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau bau
jika tidak mandi (misalnya tangan, muka, daerah perineal dan axilla) (Potter,
2006).
Memandikan
pasien merupakan tindakan keperawatan yang di lakukan pada pasien yang tidak
mampu mandi secara mandiri atau memerlukan bantuan. Dengan cara membersihkan
pasien dengan air dan sabun.
B. Tindakan Tujuan Tindakan memandikan pasien:
1. Membersihkan badan
2. Memberikan perasaan segar
3. Sebagai pengobatan
4. Mencegah timbulnya luka dan komplikasi pada kulit
5. Mendidik pasien dan keluarga dalam kebersihan perorangan
C. Standar Operasional Prosedur
1. Persiapan Alat
a.
Satu stel pakaian bersih
b.
Waskom mandi 2 buah masing-masing berisi air hangat
c.
2 buah handuk
d.
Selimut mandi
e.
Tempat bertutup untuk pakaian kotor
f.
Diapers bila dibutuhkan
g.
Washlap 2 buah, 1 sabun, 1 membasahi dan bilas
h.
Sabun mandi dengan tempatnya
i.
Sarung tangan
j.
Skort
k.
Baby Oil
l.
Minyak kayu putih
m. Sketsel
n.
Pasta gigi
o.
Sikat gigi
p.
Minyak indra
2. Persiapan
Pasien
Menyiapkan posisi pasien sesuai dengan kebutuhan
3. Persiapan
lingkungan
a.
Jaga privasi pasien
b.
Ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman
4. Melaksanakan
memandikan pasien di tempat tidur
a.
Cuci tangan
b.
Pakai skort/ pakaian pelindung
c.
Pindahkan selimut dan bantal yang tidak diperlukan
dari tempat tidur
d.
Petugas / keluarga pasien berdiri disisi kiri atau
kanan pasien
e. Jika pada saat itu pasien sedang diinfus:
1) Lepaskan
pakaian dari lengan yang tidak diinfus.
2) Gulung
lengan pakaian itu ke belakang badan dan melewati lengan dan lokasi yang
diinfus. Hati-hati dengan selang infus.
3) Lipat
bahan pakaian itu dengan satu tangan sehingga tidak ada tarikan atau tekanan
pada selang dan perlahan-lahan turunkan pakaian melewati ujung jari.
4) Dengan
tangan yang lain, angkat selang infus dari tiangnya dan masukkan dalam lipatan
pakaian, pastikan untuk tidak merendahkan botol infus. Tarik pakaiannya,,
kembalikan botol infus ke tiang penggantungnya
f.
Buka pakaian bagian atas kemudian ditutup dengan
selimut mandi atau kain penutup.
g.
Pasien dimandikan dengan urutan sebagai berikut :
1) Mencuci muka dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah kepala, muka, telinga, dan
leher dibasahi dengan waslap lembab
b)
Tanyakan apakah pasien biasa menggunakan sabun atau
tidak
c)
Bersihkan wajah pasien dimulai dari wajah, mata,
hidung, telinga, leher
d)
Bilas dengan air hangat sampai bersih
2)
Mencuci lengan dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah lengan pasien mulai dari
sisi yang terjauh dari perawat dilanjutkan ke sisi terdekat
b)
Basahi dan sabuni tangan dan lengan pasien
c)
Bilas sampai bersih dan keringkan dengan handuk
d)
Olesi tangan dan lengan pasien dengan baby oil dan
minyak kayu putih
3)
Mencuci dada dan perut dengan cara :
a)
Buka pakaian bagian bawah dan selimut atau kain
penutup turunkan sampai perut bagian bawah
b)
Letakkan kedua tangan pasien ke atas atau ke samping,
bentangkan handuk pada sisi pasien
c)
Basahi dada dan ketiak pasien, sabuni bilas sampai
bersih dan dikeringkan dengan handuk. Olesi dengan baby oil dan minyak kayu
putih
d)
Tutup dengan kain penutup atau handuk
4)
Mencuci punggung dengan cara
a)
Miringkan pasien kekiri pasien
b)
Bentangkan handuk dibawah punggung sampai bokong
c)
Basahi punggung sampai bokong, sabun, bilas sampai
bersih
d)
Keringkan dengan handuk
e)
Olesi dengan baby oil dan minyak kayu putih
f)
Miringkan pasien kekanan bentangkan handuk dibawah
punggung
g)
Basahi, sabun punggung sampai bokong, bilas sampai
bersih
h)
Keringkan dengan handuk
i)
Olesi dengan baby oil dan minyak kayuputih
j)
Pasang baju bagian atas pasien dan terlentangkan
k)
Jika memakai infus:
· Pegang
lengan baju di sisi selang infus dengan satu tangan.
· Angkat botol
infus dari tiangnya, pertahankan ketinggiannya.
· Selipkan
botol infus melalui lengan bahu dari bagian dalam dan gantung kembali botol
infus tersebut.
· Tarik baju
sepanjang selang infus sampai ke tempat tidur.
· Masukkan
pakaian melalui tangan. Lakukan dengan hati-hati agar tidak mempengaruhi area
infusan.
· Posisikan
pakaian pada lengan yang terpasang selang infus.
· Kemudian
masukkan lengan yang satunya.
5)
Mencuci kaki dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah kaki dan lutut
b)
Tekuk lutut pasien, basahi, sabun dan bilas sampai
bersih, dikeringkan
c)
Olesi dengan baby oil dan minyak kayu putih
d)
Lakukan pada kaki yang satunya
6)
Mencuci lipatan paha atau genetalia dengan cara :
a)
Bentangkan handuk dibawah bokong
b)
Buka bagian perut dan celana dalam pasien
c)
Basahi daerah lipat paha, sabun, bilas sampai bersih
olesi dengan baby oil
d)
Bersihkan genetalia
e)
Pakaiankan pakaian bawah pasien atau diapers (bila
perlu)
7)
Membersihkan gigi dan mulut (Oral Hygiene)
Jika pasien sadar :
a)
Bentangkan handuk di atas dada pasien
b)
Anjurkan pasien untuk berkumur
c)
Gosok gigi pasien dengan pasta gigi atau tawarkan
pasien untuk menggosok gigi sendiri
d)
Anjurkan pasien untuk berkumur dengan air sampai
bersih
e)
Anjurkan pasien untuk berkumur dengan cairan kumur
antiseptik
f)
Berikan minyak indra pada mulut dan gusi pasien
Jika pasien tidak sadar :
a)
Bentangkan handuk di atas dada pasien
b)
Gosok gigi pasien dengan pasta gigi
c)
Bersihkan gigi dan mulut pasien dengan kasa kumur
antiseptik
d)
Berikan minyak indra pada mulut dan gusi pasien
8)
Membersihkan atau mencuci rambut
a)
Dekatkan kepala pasien ke tepi tempat tidur
b)
Pasang handuk dan perlak dibawah kepala pasien,
arahkan perlak ke dalam ember yang diletakkan disamping tempat tidur (di
dekat kepala). Sebelumnya gulung ketiga sisi perlak
c)
Basahi rambut pasien dengan air hangat
d)
Berikan shampo pada rambut pasien
e)
Bilas rambut hingga bersih
f)
Keringkan rambut dengan handuk
g)
Sisir rambut agar tampak rapi
5.
Rapikan
pasien yang dimandikan di tempat tidur
- Rapikan pasien
- Bereskan alat – alat
- Lepas sarung tangan
- Cuci tangan
6.
Evaluasi
respon pasien
D. Hal-hal
yang perlu diperhatikan dalam memandikan pasien
1.
Hindari tindakan yang menimbulkan rasa malu pada
pasien dan tetap menjaga kesopanan.
2.
Perhatikan keadaan umum pasien dan kelainan pada
badannya (luka, dan lain-lain).
3.
Menanggalkan pakaian pasien disesuaikan dengan urutan
tindakan.
4.
Bila air sudah kotor harus di ganti minimal 2-3 kali.
5.
Wash lap dibasahi secukupnya, tidak perlu basah. Pakai
wash lap untuk masing-masing komponen.
6.
Untuk pasien yang dapat mandi sendiri, petugas
menyiapkan peralatan dan membantu seperlunya.
7.
lakukan komunikasi setiap melakukan tindakan
DAFTAR
PUSTAKA
Hidayat, Alimul Aziz. 2004. Buku
Saku Praktikum Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: EGC
Potter & Perry. 2006. Buku Ajar Fundamental
Keperawatan Vol 1. Jakarta: EGC
Wartonah, Tarwoto. 2006. Kebutuhan
Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
DOWNLOAD DI SINI
http://adf.ly/1gTpaJ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar