SENAM KAKI DIABETIK
disusun guna memenuhi tugas Program Profesi Ners
Stase Keperawatan Medikal
Oleh :
Kelompok
2
SATUAN
ACARA PENYULUHAN (SAP)
Pokok Bahasan : Senam Kaki Diabetik
Sasaran : Pasien dan
keluarga di Ruang Anturium
Waktu :
10.00 WIB
Hari/Tanggal : Jumat, 14 Oktober 2016
Tempat :
Ruang Anturium
A.
Latar
Belakang
Diabetes
Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa
darah melebihi normal dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein
yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin secara relatif maupun absolut.
Pada umumnya dikenal 2 tipe diabetes, yaitu diabetes tipe 1 (tergantung
insulin), dan diabetes tipe 2 (tidak tergantung insulin). Ada pula diabetes
dalam kehamilan, dan diabetes akibat malnutrisi. Diabetes tipe 1 biasanya
dimulai pada usia anak-anak sedangkan diabetes tipe 2 dimulai pada usia dewasa
pertengahan (40-50 tahun). Kasus diabetes dilaporkan mengalami peningkatan di
berbagai negara berkembang termasuk Indonesia.
DM jika tidak
ditangani dengan baik akan mengakibatkan timbulnya komplikasi pada berbagai
organ tubuh seperti mata, jantung, ginjal, pembuluh darah kaki, syaraf dan
lain-lain. Penderita DM dibandingkan dengan penderita non DM mempunyai
kecenderungan 25 kali terjadi buta, 2 kali terjadi penyakit jantung koroner, 7
kali terjadi gagal ginjal kronik, dan 5 kali menderita ulkus diabetika.
Komplikasi menahun DM di Indonesia terdiri atas neuropati 60%, penyakit jantung
koroner 20,5%, ulkus diabetika 15%, retinopati 10%, dan nefropati 7,1%.
Melihat situasi
di lingkungan Ruang Anturium,
banyak pasien yang mengalami DM dengan berbagai komplikasi yang menyertai. Maka
diperlukan suatu tindakan yang nantinya bisa berguna bagi pasien terutama saat
di rumah. Sehingga menimalisir terjadinya komplikasi pada DM itu sendiri. Salah
satu terapi yang bisa digunakan masyarakat guna mencegah komplikasi salah
satunya adalah senam kaki diabetik. Senam kaki adalah kegiatan yang dilakukan
oleh pasien DM untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan
peredaran darah pada kaki. Senam kaki dapat diberikan pada seluruh pasien DM
dengan tipe 1 maupun 2. Namun sebaiknya diberikan sejak pasien di diagnose menderita DM sebagai tindakan pencegahan dini.
B.
TUJUAN
INTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Setelah
mengikuti kegiatan pembelajaran tentang penyuluhan senam kaki diabetik, keluarga dan pasien dapat memahami dan melakukan langkah-langkah senam kaki
diabetic serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
C.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Setelah mengikuti kegiatan
pembelajaran tentang senam kaki diabetik, diharapkan pasien dan keluarga
dapat:
a.
Menjelaskan pengertian senam kaki
diabetik.
b.
Menjelaskan tujuan senam kaki
diabetik.
c.
Menjelaskan manfaat senam kaki
diabetik.
d.
Melakukan langkah-langkah senam kaki
diabetik.
D.
METODE
1. Ceramah
E. MEDIA
1.
LCD
2.
Leaflet
3.
Video
F. PENGORGANISASIAN
1. Penyaji :
2. Moderator
:
3. Fasilitator :
G.
PROSES KEGIATAN
|
Proses
|
Tindakan
|
Waktu
|
|
|
Kegiatan Penyuluh
|
Kegiatan Peserta
|
||
|
Pendahuluan
|
a. Memberikan salam, memperkenalkan diri, dan membuka penyuluhan
b. Menjelaskan materi secara umum dan manfaat bagi peserta.
c. Menjelaskan tujuan umum dan tujuan khusus penyuluhan
kesehatan.
|
Memperhatikan dan menjawab salam
Memperhatikan
Memperhatikan
|
5 menit
|
|
Penyajian
|
a.
Menggali pengetahuan pasien dan keluarga tentang
senam kaki diabetik.
b.
Menjelaskan mengenai materi penyuluhan, sebagai berikut:
1.
Pengertian senam kaki diabetik
2.
Tujuan senam kaki diabetik
3.
Manfaat senam kaki diabetik
4.
Langkah-langkah senam kaki diabetik
|
Menanggapi dengan bercerita
pengalamannya terkait cara mengatai mual dan muntah
Memperhatikan, memberi tanggapan, dan memberi pertanyaan
|
30 menit
|
|
Penutup
|
a. Menutup pertemuan dengan memberi kesimpulan dari materi yang disampaikan
b. Mengajukan pertanyaan kepada peserta
c. Mendiskusikan bersama jawaban dari pertanyaan yang telah diberikan
d. Menutup pertemuan dengan memberi salam
|
Memperhatikan
Memberi saran
Memberi komentar dan menjawab pertanyaan bersama
Memperhatikan dan membalas salam
|
10 menit
|
H.
EVALUASI
1.
Metode evaluasi :
Tanya jawab
2.
Jenis pertanyaan :
Lisan
3.
Jumlah pertanyaan : 5
a.
Apakah yang dimaksud dengan senam
kaki diabetik?
b.
Apakah saja tujuan senam kaki
diabetik?
c.
Apakah saja manfaat senam kaki
diaetik?
d.
Sebutkan langkah-langkah senam kaki
diabetik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar