Jumat, 16 Desember 2016

SAP SENAM KAKI DIABETES







SENAM KAKI DIABETIK
disusun guna memenuhi tugas Program Profesi Ners
Stase Keperawatan Medikal





Oleh :
Kelompok 2



















SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Pokok Bahasan     : Senam Kaki Diabetik
Sasaran                  : Pasien dan keluarga di Ruang Anturium
Waktu                   :  10.00 WIB
Hari/Tanggal         : Jumat, 14 Oktober 2016
Tempat                  : Ruang Anturium
                                                     
A.       Latar Belakang
Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin secara relatif maupun absolut. Pada umumnya dikenal 2 tipe diabetes, yaitu diabetes tipe 1 (tergantung insulin), dan diabetes tipe 2 (tidak tergantung insulin). Ada pula diabetes dalam kehamilan, dan diabetes akibat malnutrisi. Diabetes tipe 1 biasanya dimulai pada usia anak-anak sedangkan diabetes tipe 2 dimulai pada usia dewasa pertengahan (40-50 tahun). Kasus diabetes dilaporkan mengalami peningkatan di berbagai negara berkembang termasuk Indonesia.
DM jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan timbulnya komplikasi pada berbagai organ tubuh seperti mata, jantung, ginjal, pembuluh darah kaki, syaraf dan lain-lain. Penderita DM dibandingkan dengan penderita non DM mempunyai kecenderungan 25 kali terjadi buta, 2 kali terjadi penyakit jantung koroner, 7 kali terjadi gagal ginjal kronik, dan 5 kali menderita ulkus diabetika. Komplikasi menahun DM di Indonesia terdiri atas neuropati 60%, penyakit jantung koroner 20,5%, ulkus diabetika 15%, retinopati 10%, dan nefropati 7,1%.
Melihat situasi di lingkungan Ruang Anturium, banyak pasien yang mengalami DM dengan berbagai komplikasi yang menyertai. Maka diperlukan suatu tindakan yang nantinya bisa berguna bagi pasien terutama saat di rumah. Sehingga menimalisir terjadinya komplikasi pada DM itu sendiri. Salah satu terapi yang bisa digunakan masyarakat guna mencegah komplikasi salah satunya adalah senam kaki diabetik. Senam kaki adalah kegiatan yang dilakukan oleh pasien DM untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah pada kaki. Senam kaki dapat diberikan pada seluruh pasien DM dengan tipe 1 maupun 2. Namun sebaiknya diberikan sejak pasien di diagnose menderita DM sebagai tindakan pencegahan dini.

B.       TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran tentang penyuluhan senam kaki diabetik, keluarga dan pasien dapat memahami dan melakukan langkah-langkah senam kaki diabetic serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

C.     TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran tentang senam kaki diabetik, diharapkan pasien dan keluarga dapat:
a.    Menjelaskan pengertian senam kaki diabetik.
b.    Menjelaskan tujuan senam kaki diabetik.
c.    Menjelaskan manfaat senam kaki diabetik.
d.   Melakukan langkah-langkah senam kaki diabetik.

D.    METODE
1.    Ceramah

E.     MEDIA
1.        LCD
2.        Leaflet
3.        Video

F.      PENGORGANISASIAN
1.      Penyaji                        :
2.      Moderator                   :
3.      Fasilitator                    :  


G.    PROSES KEGIATAN
Proses
Tindakan
Waktu
Kegiatan Penyuluh
Kegiatan Peserta
Pendahuluan
a.   Memberikan salam, memperkenalkan diri, dan membuka penyuluhan
b.   Menjelaskan materi secara umum dan manfaat bagi peserta.
c.   Menjelaskan tujuan umum dan tujuan khusus penyuluhan kesehatan.
Memperhatikan dan menjawab salam

Memperhatikan


Memperhatikan
5 menit
Penyajian
a.       Menggali pengetahuan pasien dan keluarga tentang senam kaki diabetik.
b.      Menjelaskan mengenai materi penyuluhan, sebagai berikut:
1.      Pengertian senam kaki diabetik
2.      Tujuan senam kaki diabetik
3.      Manfaat senam kaki diabetik
4.      Langkah-langkah senam kaki diabetik
Menanggapi dengan bercerita pengalamannya terkait cara mengatai mual dan muntah

Memperhatikan, memberi tanggapan, dan memberi pertanyaan

30 menit
Penutup
a.    Menutup pertemuan dengan memberi kesimpulan dari materi yang disampaikan
b.   Mengajukan pertanyaan kepada peserta
c.    Mendiskusikan bersama jawaban dari pertanyaan yang telah diberikan
d.   Menutup pertemuan dengan memberi salam
Memperhatikan




Memberi saran

Memberi komentar dan menjawab pertanyaan bersama
Memperhatikan dan membalas salam
10      menit


H.      EVALUASI
1.        Metode evaluasi               : Tanya jawab
2.        Jenis pertanyaan               : Lisan
3.        Jumlah pertanyaan           : 5
a.         Apakah yang dimaksud dengan senam kaki diabetik?
b.        Apakah saja tujuan senam kaki diabetik?
c.         Apakah saja manfaat senam kaki diaetik?
d.        Sebutkan langkah-langkah senam kaki diabetik


Tidak ada komentar:

Posting Komentar